Fungsi, Jenis, dan Tips Memilih Hanger/Gantungan Baju

Fungsi Gantungan Baju

Saat ini, hampir semua orang memiliki gantungan baju karena benda ini memang fungsional sekali. Gantungan baju dapat difungsikan untuk menjemur pakaian, menyimpan pakaian di lemari, serta menggantung pakaian di mobil.

  1. Menjemur pakaian

Pakaian yang baru dicuci umumya dijemur di tiang jemuran. Namun, menjemur pakaian menggunakan gantungan baju memberi sejumlah keuntungan:

Menghemat tempat

Jika dijemur langsung di tiang jemuran, satu pakaian membutuhkan tempat selebar 50 -100 cm. Namun, apabila menggunakan gantungan baju, space yang sama bisa diisi hingga 10 pakaian. Jauh lebih hemat tempat, bukan?

Karena itu, gantungan baju ini amat tepat digunakan oleh rumah tangga yang memiliki ruang jemur tidak seberapa luas.

Lebih cepat kering

Sering kali kita memilih cara praktis saat menjemur dengan langsung menyampirkan pakaian basah ke atas tiang jemuran. Padahal, dengan cara ini, bagian depan dan belakang pakaian akan saling menindih. Karena udara tak bisa lewat, maka pakaian pun menjadi lebih lama keringnya. Di musim hujan, baju yang tidak segera kering bisa menimbulkan bau apak.

Lain halnya bila kita menggunakan gantungan baju. Gantungan baju yang diselipkan di antara helai pakaian yang hendak dijemur akan menciptakan ruang di antara helai pakaian tersebut. Itu akan membuat udara dapat mengalir di antara lembar-lembar pakaian. Hasilnya, pakaian menjadi lebih cepat kering.

Pakaian tidak kusut

Setelah mencuci, kibaskan terlebih dahulu pakaian yang hendak dijemur. Kemudian, gantungkan pada gantungan baju dan luruskan bagian bawah dan kiri kanan pakaian tersebut. Niscaya, pakaian akan kering dengan lebih sedikit kerutan dibanding jika kita menyampirkannya langsung di tiang jemuran.

Lebih cepat diambil jika hujan

Sumber ketakutan utama saat menjemur pakaian adalah datangnya hujan. Apalagi jika hujan tersebut datang tiba-tiba tanpa pertanda. Wah, kita bisa kelabakan mengangkat atau menepikan jemuran. Kalau kalah cepat, bisa-bisa pakaian yang sudah setengah kering menjadi basah kembali.

Solusinya? Menjemur dengan menggunakan gantungan baju. Sangkutkan dengan rapi gantung baju yang sudah terisi pakaian di tiang jemuran. Atur agar arah hadap gantungan baju tersebut seragam. Ketika hujan tiba, kedua tangan Anda tinggal menggeser seluruh gantungan baju ke tepi dan mengangkat semuanya berbarengan sekuat kemampuan Anda. Jemuran terangkat dalam waktu singkat!

  1. Menyimpan pakaian di lemari

Hampir semua lemari kini telah dilengkapi dengan area untuk menggantung pakaian. Karena, ada jenis-jenis pakaian yang memang harus disimpan dengan cara digantung. Misalnya:

  • Celana panjang
  • Kemeja
  • Blazer
  • Jas
  • Gaun
  • Selendang

Mengapa jenis-jenis pakaian di atas sebaiknya disimpan dengan cara digantung dan bukan dilipat?

Tidak mudah kusut

Pakaian yang digantung tidak bertumpukan dengan pakaian lain. Itu membuatnya terhindar dari kemungkinan kusut kembali setelah disetrika. Pakaian juga terhindar dari bekas lipatan.

Terawat

Jas, blazer, dan pakaian-pakaian resmi lainnya perlu disimpan dengan perlakuan khusus. Melipat dan menumpuknya di rak lemari pakaian bisa mengakibatkan bentuknya berubah menjadi tidak simetris. Sayang, bukan, jika baju-baju mahal seperti itu menjadi rusak?

Gampang dicari

Menggantung pakaian juga memudahkan kita saat hendak memilih busana. Semua pakaian langsung terlihat begitu kita membuka pintu lemari. Kita tinggal menggeser-geser gantungan bajunya.

Mudah diambil

Pakaian yang ingin kita kenakan juga menjadi lebih mudah diambil. Setelah memilih busana yang dikehendaki, kita tinggal mengangkat gantungan bajunya. Coba bayangkan kalau pakaian itu kita tata bertumpuk. Kita tentu harus mengangkat baju-baju di bagian atas sebelum bisa menarik pakaian yang ada di posisi bawah.

Terlihat lebih rapi

Menyimpan pakaian menggunakan gantungan baju juga membuat lemari pakaian kita terlihat lebih rapi. Seandainya kita terburu-buru mengambil baju pun, kerapian lemari tetap terpelihara. Sedangkan menumpuk baju pasti rentan dengan kondisi berantakan.

  1. Menggantung pakaian di mobil

Ada kalanya kita harus menghadiri acara yang jarak tempuhnya cukup jauh dari rumah. Atau, beberapa acara sekaligus dalam satu hari. Kita perlu membawa busana yang sesuai dengan tema acara. Nah, supaya busana tersebut tetap rapi selama perjalanan, alih-alih melipatnya dan menyimpan di dalam koper, kita bisa menggantungnya menggunakan gantungan baju. Dijamin busana kita akan tetap rapi hingga tiba di lokasi acara.

Jenis-jenis Gantungan Baju

Kalau kita perhatikan, gantungan baju ada berbagai jenis. Berdasarkan ukurannya, secara umum gantungan baju dapat dibedakan menjadi dua:

  1. Gantungan baju dewasa

Ukurannya lebih besar, sesuai dengan ukuran baju orang dewasa

  1. Gantungan baju anak

Sesuai dengan namanya, gantungan baju ini dipakai untuk menggantung baju anak-anak. Ukurannya tentu lebih kecil. Pakaian anak memang sebaiknya menggunakan gantungan baju anak supaya pas dan lebih awet .

Jika melihat bahan pembuatannya, gantungan baju juga ada bermacam-macam. Tentu masing-masing mempunyai kegunaan sendiri-sendiri.

  1. Gantungan baju plastik

Gantungan baju plastik adalah gantungan baju yang paling banyak digunakan. Alasannya tentu karena harganya yang terjangkau dengan kualitas yang cukup baik. Namun, tentu Anda tetap harus berhati-hati karena saat ini banyak pula dipasarkan gantungan baju yang terbuat dari plastik daur ulang. Kualitasnya tentu jauh lebih rendah.

  1. Gantungan baju kayu

Gantungan baju kayu harganya cukup mahal. Biasanya digunakan untuk menggantung jas. Butik-butik berkelas biasanya menggunakan gantungan baju jenis ini.

Ukurannya yang cenderung lebih tebal dan besar membuat gantungan baju ini juga memakan lebih banyak tempat.

  1. Gantungan baju kawat

Gantungan baju ini adalah yang paling murah tetapi juga memiliki paling banyak kekurangan.

Rawan karat

Karena terbuat dari logam, gantungan baju ini tentu saja mudah berkarat. Jika gantungan baju sudah berkarat, sebaiknya tidak dipakai lagi. Karat tersebut dapat menular ke pakaian dan tidak bisa dihilangkan.

Tidak mampu menahan beban berat

Gantungan baju ini umumnya terbuat dari kawat dengan diameter kecil sehingga jelas tidak mampu menahan beban yang berat. Pakaian berbahan jeans atau material lain yang berat dapat membuat gantungan baju ini melengkung dan mengakibatkan pakaian tersebut terlepas.

Bisa merusak pakaian

Pakaian yang tersangkut bagian ujung kawat bisa menjadi rusak, entah menjadi robek atau benangnya tertarik keluar.

  1. Gantungan baju busa

Ini adalah gantungan baju yang dilapisi busa. Biasanya digunakan untuk menggantung pakaian yang terbuat dari bahan yang sangat lembut.

 

Tips memilih gantungan baju yang tepat

Supaya lemari Anda tetap terlihat rapi dan pakaian Anda tetap awet, Anda tentu harus memilih gantungan baju yang tepat. Tepat di sini berarti gantungan baju tersebut:

  1. Sesuai ukuran pakaian

Gunakan gantungan baju yang sesuai ukuran pakaian yang hendak digantung. Pakaian anak-anak tentu lebih baik digantung dengan gantungan baju anak supaya muat. Sedangkan pakaian dewasa sebaiknya menggunakan gantungan baju dewasa supaya bentuknya tetap terjaga.

  1. Kualitas yang baik

Gantungan baju diproduksi dengan berbagai kualitas. Mengingat ini dipakai untuk jangka panjang, sebaiknya kita memilih gantungan baju yang berkualitas baik.

Sesuai ukuran lemari

Tidak bisa kita pungkiri bahwa ukuran furnitur masa kini semakin kecil karena menyesuaikan ukuran rumah yang juga semakin sempit. Termasuk di dalamnya lemari pakaian. Ada sejumlah lemari pakaian yang didesain dengan ukuran sangat ngepres. Jangan sampai kita membeli gantung baju berukuran lebar yang ternyata tidak muat saat dimasukkan ke dalam lemari pakaian.

Bagian-bagian gantungan baju dan fungsinya

Ada beberapa bagian yang terdapat pada gantungan baju. Sesungguhnya itu bukan hanya pemanis, melainkan benar-benar ada fungsinya.

  1. Kaitan

Bagian gantungan baju yang paling atas dan berbentuk melengkung ini adalah tempat kita mengaitkan gantungan baju ke tiang jemuran atau palang gantungan baju di dalam lemari pakaian.

Kita mungkin memiliki aksesori busana berukuran kecil tetapi berjumlah banyak, misalnya selendang, jilbab, dsb. Supaya penyimpanannya tidak memakan banyak tempat, kita bisa menggantungnya di gantungan baju, lalu kaitannya dicantolkan ke gantungan rantai. Alhasil, semua tetap tertata rapi dan efisien.

  1. Bagian bahu

Ini adalah bagian yang paling sering kita gunakan untuk menggantungkan baju. Bentuknya agak miring menyerupai bahu kita.

  1. Bagian melintang di bawah

Di bagian bawah ada palang melintang yang ada fungsinya juga. Di sini kita bisa menyampirkan celana atau rok yang menjadi setelan dari baju yang digantung di atasnya. Dengan menggantungkan busana setelan di satu gantungan baju, kita bakal dimudahkan saat hendak mencarinya kelak.

  1. Kaitan kiri dan kanan

Di ujung kiri dan kanan gantungan baju, biasanya terdapat semacam kaitan. Ini bisa kita fungsikan untuk menggantung pakaian bertali. Kadang ada juga celana atau rok yang menyediakan pita gantung juga di bagian dalam kanan dan kiri, inilah yang kita sangkutkan ke ujung kanan dan kiri gantungan baju.

  1. Penjepit baju

Kita bisa memasang penjepit baju di bagian bawah gantungan baju yang melintang. Rok, celana, atau pakaian lain dapat kita jepit di sini.

Secara berkala, periksalah gantungan baju yang Anda miliki. Jika kondisinya sudah mulai rapuh, ada baiknya Anda membuangnya dan menggantinya dengan yang baru. Semoga artikel ini membantu Anda untuk memilih gantungan baju yang tepat. Dan, secara tidak langsung menjaga agar lemari pakaian Anda tetap rapi serta pakaian Anda tetap awet.

Sekian informasi dari saya semoga bermanfaat dan jangan lewatkan diskon menarik di website kita  🙂

Comments are closed